9. Ciri-ciri pemerintahan Meiji Kekuasaan di kembalikan kepada Kaisar Memindahkan ibukota dari Edo ke Tokyo Menetapkan agama Shinto sebagai agama negara, Kepercayaan Dewa "Amaterasu Omikami" kembaliuntuk menghormati kaisar Membuat lagu kebangsaan Jepang"Kimigayo" Membuat bendera Jepang "Hinomaru". 11. Dampak Negatif. Berakhirnya Kebijakan Sakoku. Kebijakan adalah suatu aturan yang dikeluarkan oleh instansi atau bahkan negara untuk mengatur kegiatan kenegaraannya. Salah satu kebijakan yang paling fenomenal hingga ke seluruh dunia adalah kebijakan Sakoku. Kebijakan ini pernah diterapkan Jepang pada masa lalu dan sudah tidak diterapkan lagi. Selama masa-masa itu, Kaisar dan istana Kekaisaran adalah sumber utama patokan kekuasaan di seluruh negeri. Status-quo ini dipatahkan pada tahun 1185 dengan munculnya kekuatan penyokong baru di negara tersebut, yaitu Shogun. Minamoto no Yorimoto, menjadi Shogun pertama Jepang setelah mengalahkan Kaisar. Jepang Abad Pertengahan dan Zaman Pramodern Syogun adalah pemimpin militer turun-temurun di Jepang yang diangkat oleh kaisar. Syogun bekerja dengan pegawai negeri yang akan mengelola program pemerintah seperti pajak dan perdagangan. Syogun juga bekerja dengan daimyo atau pemilik tanah yang kaya dan samurai. Secara resmi Kaisar Meiji memerintah Jepang dari tanggal 25 Januari 1868 sampai dengan 30 Juli 1912. Terbukanya Jepang bagi bangsa asing yang disusul dengan runtuhnya kekuasan Shogun dan naik tahtanya Kaisar Mutsuhito (Kaisar Meiji Tenno), menandai kebangkitan nasionalisme Jepang. Pada tanggal 6 April 1868, Kaisar Meiji memproklamasikan Charter MATA INDONESIA, TOKYO - Sejak masa pemerintahan Keshogunan, peran Kaisar Jepang memang meredup. Di masa ini kaisar Jepang hanyalah sebagai simbol kekuasaan tradisional formalitas semata, sementara kekuasaan pemerintahan yang sebenarnya dipegang oleh para shogun. Shogun di Jepang, sama dengan Jenderal di Indonesia. .

perbedaan kaisar dan shogun